Eksplorasi Konsep – TIRTA Sebagai Model Coaching

2.3.a.4.3. Eksplorasi Konsep – TIRTA Sebagai Model Coaching Dipa Adi Martius – CGP Angkatan 6 – SMKN 2 Padang Panjang TIRTA dikembangkan dari satu model umum coaching yang dikenal sangat luas dan telah banyak diaplikasikan, yaitu GROW model. GROW adalah kepanjangan dari Goal, Reality, Options dan Will. Pada tahapan 1) Goal (Tujuan): coach perlu mengetahui […]

Continue Reading

Koneksi Antar Materi Modul 2.2. Pembelajaran Sosial Emosional

1. Sebelum mempelajari modul ini, saya berpikir bahwa …… sehingga…..Setelah mempelajari modul ini, ternyata ………….   Manajemen Diri Sebelum mempelajari modul ini, saya berpikir bahwa manajemen diri bukan hal yang diperlukan dalam pembelajaran ternyata menggunakan praktik kesadaran penuh (mindfulness) dalam upaya mengelola emosi merupakan hal yang penting Kesadaran Sosial Sebelum mempelajari modul ini, saya berpikir bahwa […]

Continue Reading

Demonstrasi Konstektual – Modul 2.2

Tugas 4.1: Membuat Rencana Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional bagi siswa di Kelas. Langkah-langkah yang dapat Anda ikuti: Tentukan minimal 2 Kompetensi Sosial dan Emosional  (KSE) yang akan Anda implementasikan. Berikan alasan pemilihan KSE tersebut. Pilihlah 1 RPP (Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran) atau RPL (Rancangan Pelaksanaan Layanan)  yang sudah ada dan implementasikan 2 KSE  yang sudah […]

Continue Reading

Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi

  Oleh : Dipa Adi Martius CGP Angkatan 6 Tahun 2022   Pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian keputusan masuk akal (common sense) yang dibuat oleh guru yang berorientasi kepada kebutuhan murid. Keputusan-keputusan yang dibuat tersebut adalah yang terkait dengan: Kurikulum yang memiliki tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas. Contoh kelas yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi adalah ketika […]

Continue Reading

Demonstrasi Konstektual Modul 1.4. Melaksanakan Praktik Segitiga Restitusi

Pada tahap demonstrasi kontekstual ini, Anda akan melaksanakan praktik segitiga restitusi terhadap satu murid/Siswa di sekolah Anda dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: Buatlah skenario lengkap untuk melaksanakan praktik segitiga restitusi terhadap dua (2) kasus mengenai murid yang melanggar peraturan di sekolah Anda. Ajaklah satu murid Anda untuk melakukan praktik segitiga restitusi tersebut. Lakukan praktik segitiga restitusi. Minta tanggapan murid Anda mengenai perasaan mereka ketika Anda melakukan praktik segitiga […]

Continue Reading

Koneksi Antar Materi – Modul 1.4. Guru Penggerak Angkatan 6

BUDAYA POSITIF Oleh Dipa Adi Martius   Kesimpulan Mengenai Peran Dalam Menciptakan Budaya Positif Di Sekolah Disiplin Positif Disiplin adalah praktik batin yang tercermin dalam tindakan yang bertujuan untuk menjaga orang dalam ketaatan pada aturan. Disiplin ini diharapkan dapat melatih siswa untuk mematuhi peraturan sekolah, memperlancar proses belajar mengajar, dan memperlancar pencapaian tujuan pendidikan Disiplin positif adalah proses pembelajaran. Disiplin […]

Continue Reading

Visi Guru Penggerak – Mulai Dari Diri

(Modul 1.3.a. Visi Guru Penggerak – 1.3.a.3. Mulai dari Diri) Dalam Pembelajaran modul ini (Modul 1.3.a. Visi Guru Penggerak – 1.3.a.3. Mulai dari Diri)  ini kita akan menggali pemahaman kita berkaitan dengan  visi. Ingatkah pada masa kecil  kita pernah atau sering ditanya tentang cita-cita. Pertanyaan yang sering kita terima adalah, “Mau jadi apa jika sudah […]

Continue Reading

Usaha Kreatif dan Inovatif untuk Bisnis Pemula

Kreativitas merupakan hal yang sangat penting saat menjalankan usaha dan sebagai pembeda sekaligus daya tarik yang kamu miliki dibanding kompetitor. Ada berbagai contoh usaha kreatif dan inovatif yang telah terbukti dapat bertahan dalam waktu lama berkat ide-ide baru yang inovatif dan menarik. Jika kamu dapat memaksimalkan kreativitas tersebut dalam bisnis yang kamu kelola, hal ini […]

Continue Reading