Dasar-Dasar Python untuk Matematika
Python menyediakan sintaks yang intuitif untuk melakukan operasi matematika dasar. Dalam pemrograman, setiap algoritma memiliki tiga komponen utama: Input, Proses, dan Output. Berikut adalah implementasi Python untuk operasi perkalian, pembagian, dan matematika dasar lainnya.
Perkalian dan Pembagian
Operasi perkalian menggunakan simbol asterisk (*) dan pembagian menggunakan simbol slash (/). Program berikut menerima dua bilangan dari pengguna, kemudian menghitung hasil perkalian dan pembagiannya.
# Program Perkalian dan Pembagian
# Input data dari pengguna
bil1 = float(input(“Masukkan bilangan pertama: “))
bil2 = float(input(“Masukkan bilangan kedua: “))
# Proses perhitungan
hasil_kali = bil1 * bil2
hasil_bagi = bil1 / bil2
# Output hasil
print(f”Hasil Perkalian: {hasil_kali}”)
print(f”Hasil Pembagian: {hasil_bagi:.2f}”)
Operasi Aritmatika Lengkap
Selain perkalian dan pembagian, Python juga mendukung penjumlahan (+), pengurangan (-), modulo (%), pemangkatan (**), dan pembagian bulat (//). Berikut adalah contoh program kalkulator sederhana.
# Program Kalkulator Sederhana
a = float(input(“Masukkan bilangan a: “))
b = float(input(“Masukkan bilangan b: “))
print(f”Penjumlahan: {a + b}”)
print(f”Pengurangan: {a – b}”)
print(f”Perkalian: {a * b}”)
print(f”Pembagian: {a / b}”)
print(f”Pemangkatan: {a ** b}”)
print(f”Modulo (sisa bagi): {a % b}”)
print(f”Pembagian bulat: {a // b}”)
Implementasi Rumus Matematika Dasar
Matematika dasar yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari dapat diimplementasikan dengan Python, seperti menghitung luas bangun datar, volume bangun ruang, dan nilai rata-rata.
# Program Volume Balok
panjang = float(input(“Masukkan panjang: “))
lebar = float(input(“Masukkan lebar: “))
tinggi = float(input(“Masukkan tinggi: “))
volume = panjang * lebar * tinggi
print(f”Volume balok: {volume}”)
# Program Hitung Rerata
n = int(input(“Masukkan banyak data: “))
jumlah = 0
for i in range(n):
nilai = float(input(f”Data ke-{i+1}: “))
jumlah += nilai
rerata = jumlah / n
print(f”Nilai rerata: {rerata:.2f}”)
Implementasi Python untuk Persoalan Kehidupan Sehari-hari
Pemrograman Python dapat diaplikasikan untuk menyelesaikan berbagai masalah nyata yang dihadapi siswa SMK. Berikut adalah beberapa contoh implementasi algoritma sederhana dengan Python untuk persoalan kehidupan sehari-hari.
Mencari Nilai Terbesar
Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita perlu membandingkan beberapa pilihan untuk menemukan yang terbaik. Program berikut mencari nilai terbesar dari tiga bilangan menggunakan struktur percabangan (if-elif-else).
# Program Mencari Nilai Terbesar
a = float(input(“Masukkan bilangan 1: “))
b = float(input(“Masukkan bilangan 2: “))
c = float(input(“Masukkan bilangan 3: “))
if a > b and a > c:
terbesar = a
elif b > a and b > c:
terbesar = b
else:
terbesar = c
print(f”Nilai terbesar: {terbesar}”)
Menghitung Diskon Belanja
Saat berbelanja, kita sering menemukan promo diskon. Program berikut menghitung total harga setelah diskon berdasarkan total belanja. Jika belanja di atas Rp100.000 mendapat diskon 10%, di atas Rp200.000 mendapat diskon 20%.
# Program Hitung Diskon
total = float(input(“Masukkan total belanja: Rp”))
if total > 200000:
diskon = 0.20
elif total > 100000:
diskon = 0.10
else:
diskon = 0
potongan = total * diskon
bayar = total – potongan
print(f”Diskon: {diskon*100}%”)
print(f”Potongan: Rp{potongan:.0f}”)
print(f”Total bayar: Rp{bayar:.0f}”)
Konversi Suhu
Konversi suhu dari Celsius ke Fahrenheit atau Reamur sering dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk siswa yang mempelajari ilmu alam atau teknik.
# Program Konversi Suhu
celcius = float(input(“Masukkan suhu dalam Celcius: “))
fahrenheit = (celcius * 9/5) + 32
reamur = celcius * 4/5
kelvin = celcius + 273.15
print(f”{celcius}°C = {fahrenheit}°F”)
print(f”{celcius}°C = {reamur}°R”)
print(f”{celcius}°C = {kelvin}K”)
Penghitung Indeks Massa Tubuh (BMI)
Program ini menghitung BMI dan memberikan kategori berat badan (kurus, normal, overweight, obesitas) berdasarkan standar kesehatan WHO.
# Program Penghitung BMI
berat = float(input(“Masukkan berat badan (kg): “))
tinggi = float(input(“Masukkan tinggi badan (m): “))
bmi = berat / (tinggi ** 2)
if bmi < 18.5:
kategori = “Kurus”
elif bmi < 25:
kategori = “Normal”
elif bmi < 30:
kategori = “Overweight”
else:
kategori = “Obesitas”
print(f”BMI Anda: {bmi:.2f}”)
print(f”Kategori: {kategori}”)
Pengaturan Jadwal Belajar Sederhana
Program ini membantu siswa mengatur waktu belajar dengan membagi total jam belajar menjadi beberapa sesi dengan waktu istirahat di antaranya.
# Program Pengatur Jadwal Belajar
total_jam = float(input(“Total jam belajar hari ini: “))
jumlah_sesi = int(input(“Jumlah sesi belajar: “))
lama_sesi = total_jam / jumlah_sesi
istirahat = 10 # menit
print(f”
Jadwal Belajar Anda:”)
for i in range(1, jumlah_sesi + 1):
print(f”Sesi {i}: Belajar selama {lama_sesi:.1f} jam”)
if i < jumlah_sesi:
print(f” Istirahat {istirahat} menit”)
print(f”
Total waktu belajar: {total_jam} jam dalam {jumlah_sesi} sesi”)
BERPIKIR KOMPUTASIONAL
Algoritma dan Kecerdasan Buatan
AI menggunakan algoritma untuk belajar dan beradaptasi. Teknologi AI bergantung pada algoritma yang memungkinkan sistem belajar dari data, mengenali pola, dan beradaptasi sesuai kebutuhan. Sebelum memasuki dunia AI yang kompleks, siswa harus menguasai algoritma dasar dan berpikir komputasional.
Berpikir Komputasional (DPAA)
Berpikir komputasional adalah pendekatan sistematis dalam memecahkan masalah yang terdiri dari empat pilar utama, disingkat DPAA: (1) Dekomposisi – memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil; (2) Pola – mencari pola atau tren; (3) Abstraksi – fokus pada hal penting saja dan mengabaikan detail yang tidak relevan; dan (4) Algoritma – menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis.
Algoritma Sederhana dalam Kehidupan Sehari-hari
Algoritma tidak hanya ada di komputer, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari. Contohnya: algoritma membuat teh manis (ambil teh → masukkan ke cangkir → tambahkan gula → tuang air panas → aduk hingga rata), algoritma mengatur jadwal harian, dan algoritma mencari rute tercepat saat berkendara. Semua aktivitas ini mengikuti langkah Input → Proses → Output.
Dari Algoritma ke AI
Dalam AI, algoritma digunakan untuk: (1) Machine Learning – sistem belajar dari data historis untuk membuat prediksi; (2) Pengenalan Pola – seperti pengenalan wajah atau suara; dan (3) Pengambilan Keputusan – seperti sistem rekomendasi produk di e-commerce. Semua dimulai dari pemahaman algoritma sederhana yang kita pelajari saat ini
Untuk mengerjakan Soal Praktek selanjutnya ( soal no: 3 sd no: 10 ), murid harus login ke portal Elearning dengan akun masing-masing :
https://elearning.dipa14.web.id
DAFTAR PUSTAKA
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2021). Modul Literasi Digital: Cakap, Etis, Aman, dan Budaya Digital. Jakarta: Kominfo.
Ribble, M. (2015). Digital Citizenship in Schools: Nine Elements All Students Should Know (3rd ed.). International Society for Technology in Education.
Modul Ajar Literasi Digital XI TKJ SMKN 2 Padang Panjang. (2025). Disusun oleh Dipa Adi Martius.
Materi Pengantar Algoritma Kelas XI SMK. (2025). Implementasi dan Praktek Algoritma Sederhana dalam Kehidupan Sehari-hari untuk Pembelajaran Kecerdasan Buatan. SMKN 2 Padang Panjang.
Materi Algoritma Dasar Pemrograman. (2025). Volume Balok, Nilai Terbesar, Hitung Rerata. SMKN 2 Padang Panjang.
Soal Latihan Berpikir Komputasional. (2025). Pendekatan DPAA (Dekomposisi, Pola, Abstraksi, Algoritma). SMKN 2 Padang Panjang.
Soal Praktikum KAA XI TKJ. (2025). Berpikir Komputasional & Implementasi Algoritma. SMKN 2 Padang Panjang.
UNESCO. (2018). A Global Framework of Reference on Digital Literacy Skills for Indicator 4.4.2. UNESCO Institute for Statistics.
NIST. (2018). Framework for Improving Critical Infrastructure Cybersecurity. National Institute of Standards and Technology.
Python Software Foundation. (2026). Python Documentation. https://docs.python.org/3/
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
“Algoritma adalah fondasi utama dari pengembangan teknologi inovatif saat ini, termasuk kecerdasan buatan dan aplikasi digital di berbagai bidang. Mari kita tingkatkan kemampuan ber-algoritma, belajar dengan tekun, dan berlatih setiap hari agar mampu bersaing di era digital.”